Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Sinau’ Category

Diam, sombong

Bicara, sombong

Diam sambil bicara, sombong

Bicara sambil diam, sombong

Diam lalu bicara, sombong

Bicara lalu diam, sombong

Diam diam bicara, sombong

Bicara diam diam, sombong

Niat dengan ikhlas, sombong

Ikhlas seikhlas ikhlasnya keikhlasan, sombong

Dengan alasan apapun, sombong

Karena kadang tidak sadar kalau sedang sombong

Iklan

Read Full Post »

Pahlawan

Pahlawan secara umum adalah orang yang berjuang dengan gagah berani  bagi bangsa dan Negara. Bahkan untuk mengenang jasa-jasanya banyak nama pahlawan dijadikan nama jalan.

Pertanyaannya adalah, mengapa dijadikan nama jalan? Kita menghargai pahlawan dengan menginjak-injak, melindas-lindas dengan kendaraan, ada yang meludah, bahkan ada yang mipisin.

Telepon temannya, “Bro, lagi dimana?” , “Ahmad Yani.”, “Ngapain?” , “Pipis.!”. Tuh kan, Ahmad Yani dipipisin. Ada lagi orang yang kejebak macet, “Brengsek nih Ahmad Yani, Macetnyaaa ..agghhh!!”. Ahmad Yani yang disalahin. Apakah begitu menghargai pahlawan?

Kalau hanya diinjak-injak, dilindas, diludahi dan dipipisin, lebih baik nama jalan diganti dengan nama penjahat, koruptor atau sejenisnya. Misalnya Jl. Bapak Pembangunan, Jl. Gayus Tambunan, dan lain-lain. Jadi orang yang lewat jalan itu merasa sedang menyiksa dengan menginjak, melindas mereka. Dengan nama jalan tersebut akan menimbulkan efek positif, yaitu Pas macet, orang-orang tidak akan marah, karena senang lagi nyiksa penjahat. Kalau sepi, orang yang lewat jalan tersebut akan berjalan pelan-pelan, sayang kalau ngebut, efeknya mengurangi angka kecelakaan. Trus mumpung sepi, cari puter balik, pingin ngelewati lagi, biar puas nyiksanya.

Sebaiknya menghargai pahlawan itu dengan meneruskan perjuangannya dengan menjadikan bangsa dan Negara ini lebih baik dan baik lagi.

Read Full Post »

Sakit. Baru inget kalo ada yang nyiptain.
Sehat. Ga tau arti bersyukur dengan yang nyiptain.
Sakit. Takut mati, ninggalin anak dan istri, mana isi rumah kreditan semua lagi, ntar mereka bayarnya pake apaa?pensiunan?mana cukup?trus makannya gimana?istri cuma ibu rumah tangga. Jadi inget sama tukang asuransi yang pernah nawarin asuransi.*ya iyalah mosok nawarin sedot WC*
Sehat. Lupa kalo bakal mati, malah kepikiran gimana bisa dapat istri lagi. Beli barang asal dibeli kadang ga tau manfaatnya buat apa, Ah bayarnya tinggal gesek ini. Pernah ditawari tukang asuransi jiwa, malah diketawai. Abisnya presentasi asuransi pake contoh begini: “Gini pak,ada sopir taksi ikut asuransi jiwa dia bayarnya sebulan cuma 300 ribu *cerita dengan senyum* Nah,ternyata baru sekali bayar, jadi baru bayar 300 ribu, sopir taksi ini meninggal karena kecelakaan ditabrak kereta. Hanya selang seminggu klaim asuransi langsung cair 100 juta. Jadi yang ditinggalin/ahli warisnya nggak bingung*masih dengan senyum*” Akhirnya cuma dianggap basa basi.
Jadi, Kalo pas sakit ingat Tuhanmu, dan ingat siapa pegawai asuransi yang pernah kau caci maki. 😆

Read Full Post »

Saya PNS dan saya suka korupsi. Tapi sayang, korupsi gak suka sama saya :lol:. Saya suka korupsi bukan berarti melakukan korupsi. Seperti misalnya saya suka sama cewek, bukan berarti saya melakukan sama cewek itu…*apasih*

Nah bisa jadi kalo ada orang bilang “katakan TIDAK pada korupsi” bukan berarti mereka tidak korupsi. *Karena justru sudah terbukti mereka korupsi*

Kalo ada yang bilang “STOP KORUPSI” itu maksudnya suruh yang lain stop, biar mereka sendiri yang korupsi. Mau cari enak sendiri. Nggatheli.Trus gimana caranya menghapus korupsi?gampang, bubarkan saja pemerintahan ini.

#tulisan basabasi meski ga ada isi yang penting blognya apdet lagi…ihiiii

Read Full Post »

Pepatah yang tidak asing. Don’t Judge A Book by Its Cover.
Tapi kadang buku yang tebal pun bisa jadi cover semua, ketika pembaca hanya membaca yang tersurat, lupa atau bahkan tidak paham yang tersirat.

-by sugiman- Hahaha 😆

Read Full Post »

Kala Hujan

Hujan diluar. Aku dibalik jendela. Buliran hujan membasahi kaca jendela. Tergambar wajahmu pada buliran itu. Ku tempelkan jemariku, kusentuh dibalik kaca. Perlahan buliran mengalir. Jemari dan tatapku mengikuti buliran itu sampai terpecah dibawah jendela. Wajahmu memudar.

Hujan diluar. Aku dibalik jendela. Kulihat seorang gadis kecil berlari-lari riang. Wajah yang begitu ceria. “Maaass…sini…ayo main sama aku…”teriaknya dengan ceria. Kulempar senyum…

Ah…RUNTI. RUNTI IMERA adikku….

Surga sudah jadi tempatmu indahmu kini.

Read Full Post »

Jangan kecewakan beliau

Mengayuh penuh peluh seorang ibu dengan sepeda mini yang mulai berkarat mengantar anaknya sekolah. Sedikit lebih cepat karena khawatir anaknya terlambat. Keringat bercucuran menetes membasahi halaman depan sekolah setelah menghentikan laju sepedanya tepat dengan bunyi akhir bel masuk sekolah.
Lelaki kecil itu turun bergegas, sambil menyalami tangan ibunya. “Assalamu’alaikum…”
“Wa’alaikumussalam, Seng pinter yo le sekolahe…”melepas senyum penuh harap semoga kelak anaknya menjadi orang yang dapat dibanggakan.
“Nggih buk…” membalas dengan senyuman seakan penuh arti aku tak akan mengecewakanmu Ibu.
Berlari lelaki kecil itu menuju kelasnya.
Mengusap sejenak keringatnya lalu mengayuh kembali sepeda mininya ke arah pasar untuk menjajakan bungkusan cap jay yang sudah dibawanya dikeranjang sepeda mini.

Read Full Post »

Older Posts »